Klaten, saktenane.com
Untuk mempermudah akses petani saat panen, Pemerintah Desa Ketitang, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten membangun talud jalan usaha tani di wilayah Dk. Bendo.
Kepala Desa Ketitang, Yuliadi menyampaikan, kendala petani saat ini adalah ketika masa panen tiba, untuk mengangkut hasil pertanian mengalami kesulitan. Jalan yang sempit terpaksa petani harus melangsir dengan menggunakan gerobak atau sepeda motor.
“Dengan dibangunnya talud, nantinya lebar jalan jadi bertambah sehingga kedepan mobil angkutan barang, bahkan truk bisa langsung ke lokasi saat panen,” ujar Yuliadi, Selasa (03/11/2020).
Ia menjelaskan, dengan adanya akses yang mudah saat panen tentu berdampak naiknya harga jual tanah sawah dilokasi tersebut.
” Saat panen tiba juga menaikkan harga tebasan, karena penebas lebih mudah mengangkut hasil panen,” ungkapnya.
Yuliadi menyebutkan, talud jalan usaha tani tersebut dibangun dengan dana desa tahun anggaran 2020 sebesar 100 juta dengan menerapkan padat karya tunai.
” Selain untuk membangun talud jalan usaha tani, dana desa tahun 2020 juga untuk mengerjakan pengaspalan jalan kurang lebih sepanjang 1600 meter. Itu sisa dari BLT Dana Desa dan penanganan Covid-19,” tuturnya. (ino)

