Klaten, saktenane.com
Situasi pandemi yang tak kunjung berakhir, membuat pemerintah desa Pandanan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten melakukan refocusing anggaran di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2021.
Kepala Desa Pandanan, Sri Mulatsih menyebutkan, prioritas anggaran untuk tahun 2021 adalah pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19.
“Dana desa tahun ini fokus untuk penanganan Covid-19, tidak ada anggaran untuk pembangunan fisik,” ungkapnya, Rabu (28/04/2021) pagi.
Ia menjelaskan, dana desa tahun 2021 digunakan untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi warga miskin selama satu tahun, sebesar 360 juta rupiah.
“Berdasarkan seleksi hasil Musdesus tahun 2021, yang berhak menerima BLT ada 100 kepala keluarga (KK). Masing-masing akan menerima bantuan berupa uang tunai sebesar 300 ribu rupiah untuk setiap bulannya, akan diberikan selama 12 bulan,” jelasnya.
Menurut Sri Mulatsih, 8% dari dana desa juga digunakan untuk pelaksanaan program PPKM Mikro yang hingga saat ini sudah memasuki tahap yang kelima.
“Untuk kebutuhan posko, APD, rumah isolasi mandiri, dapur umum, logistik dan lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, dana desa masih digunakan juga untuk pelaksanaan pemutakhiran data IDM berbasis SDGs.
“Kami hanya bisa membangun fisik dari aspirasi, pengaspalan jalan di Dk. Tinggen dan talud jalan di Dk. Pandanan,” imbuhnya. (ino)

