Umum

PPKM Darurat,  Akses Jalan Pemuda Klaten Ditutup Mulai Jam 4 Sore

Klaten,  saktenane.com

Dalam rangka tindak lanjut PPKM Darurat,  aparat gabungan di Kabupaten Klaten melakukan penutupan akses  Jalan Pemuda Klaten, Sabtu (03/07/2021) pukul 16.00 WIB.

Mengenai penutupan akses Jalan  Pemuda Klaten tersebut,  sebelumnya sudah disampaikan oleh Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat  Apel Kesiapan PPKM Darurat di Mapolres Klaten, Sabtu (03/07/2021) pagi. 

Kapolres mengatakan, pihaknya bersama-sama instansi terkait akan melakukan beberapa kegiatan dalam PPKM Mikro Darurat diantaranya ops yustisi protokol kesehatan, patroli gabungan penertiban warung atau tempat usaha yang masih buka diatas pukul 20.00 WIB, penutupan jalan protokol Kota Klaten pada pukul 16.00 WIB dan penyekatan di perbatasan terhadap pengendara yang akan memasuki wilayah Klaten.

“Aktifitas di Jalan Pemuda akan kita batasi. Caranya, pukul 16.00 WIB jalan akan kita tutup baik yang arah Solo maupun Jogja. Semua kita alihkan ke jalan lingkar. Kemudian hari ini di Prambanan kita akan melakukan penyekatan, pemeriksaan warga yang akan masuk ke Klaten. Tentunya akan kita periksa apakah sudah pernah diswab, pernah divaksin. Akan kita cek juga keperluan apa melintas,” jelasnya.

Menurutnya,  kegiatan olahraga tak luput dari perhatian dalam PPKM Mikro Darurat ini.

“Kegiatan olahraga tidak  boleh menimbulkan kerumunan, termasuk kegiatan bersepeda,”  tandasnya. 

Kapolres menambahkan, apa yang dilakukan petugas gabungan ini adalah demi keselamatan masyarakat. Masyarakat diminta ikut mendukung PPKM Mikro Darurat dengan mentaati instruksi pemerintah. Bagi yang tidak taat ataupun melawan petugas pihaknya tak segan-segan menerapkan sanksi mulai dari surat peringatan, menyita kursi warung hingga pidana sebagaimana tertuang dalam UU Karantina Kesehatan dan KUHP tentang melawan petugas.

“Bisa kita ambil misalnya kursinya apabila sudah diperingatkan tapi masih melanggar. Tentunya bisa apabila ada yang nekat menyelenggarakan kegiatan yang melanggar protokol kesehatan, kemudian sudah diingatkan tetapi nekat melaksanakan maka akan kita tindak secara pidana yaitu dengan UU Wabah Penyakit, UU Karantina Kesehatan. Apabila melawan petugas akan kita tindak dengan KUHP di pasal 212 sd 218 KUHP,” tegasnya. (ino)