Umum

Kebakaran Di Ngriman Klaten Selatan, Penyebabnya Apa?

Klaten, Saktenane.com

Kebakaran di Dk. Ngriman, Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan penyebabnya masih belum diketahui. Rumah yang dalam kondisi kosong karena ditinggal bepergian oleh pemiliknya tersebut ludes dilalap api, Minggu (21/06/2020) sekira pukul 12.30 Wib.

Kejadian kebakaran tersebut membuat masyarakat merasa kaget dan kebingungan, karena pemilik rumah tidak ada ketika kebakaran terjadi.

Seorang warga yang rumahnya bersebelahan dengan rumah yang terbakar, Ahmad (50) mengatakan, rumah tersebut terbakar dalam keadaan kosong dan penghuni sedang bepergian.

“Pemiliknya sedang bepergian ke Pandan Simping, penyebab kebakaran saya sendiri tidak tau-menahu, tiba-tiba api sudah membesar,” jelas Ahmad.

Ahmad menjelaskan, tiba-tiba saja api melalap atap rumah dan keluar asap dari dalam rumah tersebut, api diatap rumah langsung membesar melalap seisi rumah.

“Saat diketahui kebakaran warga langsung menghubungi tetangga dan pihak pemadam kebakaran, tidak lama setelah itu rumah yang berdempetan tersebut berhasil dipadamkan setelah satu jam kemudian,” ucapnya.

Pemilik rumah Muryanto (55) menyatakan, pihaknya mengetahui rumahnya terbakar setelah dihubungi tetangganya lewat handphonenya.

‘Saya baru tahu rumah saya terbakar dari tetangga, setelah pulang kondisi rumah sudah habis terbakar,tinggal dinding saja yang utuh. Kerugian materiil berkisar Rp 60juta,” jelas Muryanto.

Dari kejadian ini, Muryanto berharap, pihak berwajib bisa mengusut tuntas supaya diketahui penyebab kebakaran yang menimpa rumahnya.

Staf Penanganan dan Pencegahan Damkar kabupaten Klaten, Tri Hatmoko mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat yang melaporkan adanya satu unit rumah dalam kondisi kosong yang terbakar.

“Pemilik rumah sedang tidak berada di rumah, sementara sumber api sampai saat ini belum diketahui. Laporan masuk pukul 12.07 Wib dan Mulai penanganan di TKP pukul 12.15 Wib hingga selesai padam pada pukul 14.00 Wib,” jelasnya.

Menurut Tri Hatmoko, pihaknya menggunakan dua unit mobil Damkar dan satu regu petugas Damkar langsung menuju lokasi kebakaran, namun karena rumah banyak tumpukan kayu yang mudah terbakar, sehingga api cepat merambat dan menghanguskan seisi rumah,” pungkasnya. (red)