Umum

Walaupun Ada Bansos Namun Warga Harus Tetap Produktif

Klaten, saktenane.com

Walaupun ada bantuan sosial (bansos) untuk warga yang terdampak Covid-19, namun warga harus tetap produktif, bekerja seperti sediakala dan harus berinovasi mencari peluang usaha baru yang bisa diserap sesuai kebutuhan masyarakat saat pandemi. Hal ini disampaikan Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutanya saat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di lima desa yang berada di Kecamatan Polanharjo,Kabupaten Klaten, Senin (13/07/2020).

Bupati Klaten Sri Mulyani dalam arahannya berharap, warga penerima BLT-DD dan bansos lainnya tetap produktif dengan bekerja sesuai pekerjaannya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

” Masyarakat harus tetap produktif, harus bekerja seperti biasa, bahkan bisa berinovasi mencari peluang usaha baru sesuai tingkat kebutuhan masyarakat saat pandemi ini, ” ujarnya.

Menurut Sri Mulyani, protokol kesehatan yang diharapkan menjadi kebiasaan baru dalam pandemi virus corona saat ini yakni memakai masker saat kegiatan di luar rumah, membiasakan cuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan jika tidak penting dan menerapkan jaga jarak atau social distancing.

“Dalam adaptasi kebiasaan baru ini kita harus mendisiplinkan diri kita sendiri untuk selalu memakai masker saat keluar rumah, cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir dan selalu jaga jarak dengan orang lain,” jelasnya.


Mengenai BLT DD, Bupati Klaten menyebutkan, warga Desa Karanglo yang menerima BLT DD tahap III sebanyak 67 Kepala Keluarga (KK), Desa Turus 117 KK, Desa Kranggan 147 KK, Desa Janti 80 KK dan Desa Sidoharjo 86 KK.

“Bantuan BLT DD ini harus digunakan untuk membeli kebutuhan pangan keluarga bukan untuk membeli hal-hal yang tidak penting,” tandas Sri Mulyani.

Sementara itu Camat Polanharjo, Joko Handoyo yang menyambut kedatangan Bupati Klaten, mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Klaten untuk menyerahkan BLT DD tahap III.

Joko Handoyo menambahkan, jumlah KK di Kecamatan Polanharjo sebanyak 15.151 KK dan yang sudah menerima bansos ada 8.388 KK atau 58,33% dan yang tidak menerima bansos karena bekerja sebagai ASN, TNI/Polri, pensiunan, perangkat desa dan warga yang tergolong mampu secara ekonomi. (red)

Add Comment

Click here to post a comment