Umum

Pasien Covid-19 Asal Kecamatan Cawas Dinyatakan Sembuh

Klaten, saktenane.com

Pasien Covid-19 asal Kecamatan Cawas yang berinisial S dinyatakan sembuh. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab.Klaten kembali mengumumkan data terbaru mengenai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten, Senin (03/08/2020).

Juru Bicara Gusgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten, dr. Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan bahwa hari ini terdapat dua orang pasien dinyatakan sembuh dan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sehingga jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Klaten menjadi 144 orang. Sebanyak 48 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 89 orang sembuh, dan 7 orang meninggal dunia.

“Saat ini terdapat dua pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh, serta ada penambahan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien sembuh berasal dari Bayat dan Cawas. Sedangkan pasien terkonfirmasi positif baru berasal dari Wonosari.” tutur dr. Cahyono.

Satu pasien sembuh yang berinisial S (perempuan, 25 tahun) berasal dari Kecamatan Cawas, sebelumnya dirawat di RSUD dr. Moewardi Surakarta dan dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 sejak tanggal 26 Juli 2020.

Pasien sembuh yang berasal dari Bayat berinisial AAH (laki-laki, 24 tahun). Sebelumnya pasien dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 sejak tanggal 26 Juli 2020 dan telah menjalani isolasi mandiri dibawah pemantauan desa dan Puskesmas Bayat Klaten.

“Hasil evaluasi pengobatan dengan pemeriksaan spesimen menunjukkan negatif, sehingga pasien dinyatakan sembuh. Meskipun sudah diperbolehkan pulang, pasien diminta untuk melakukan isolasi mandiri minimal 7 hari.” tambah dr. Cahyono.

Untuk penambahan pasien positif covid-19 baru, pasien positif berasal dari Wonosari berinisial GK (perempuan, 30 tahun). Diketahui pasien bekerja sebagai karyawan di Kabupaten Boyolali. Dimungkinkan pasien tertular saat melakukan aktivitas pekerjaannya tersebut. Saat ini pasien sedang menjalani isolasi mandiri dibawah pemantauan tim medis.

Dengan adanya kasus penambahan ini, masyarakat diharapkan lebih disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan, dan terapkan pola hidup bersih dan sehat. (red)