Umum

Unwidha Klaten Mewisuda 370 “Produk Pertama” Penerapan Kurikulum 2015 Yang Berbasis SNPT

Klaten, saktenane.com

Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten mewisuda 370 “produk pertama” penerapan Kurikulum 2015 yang berbasis SNPT (Standar Nasional Pendidikan Tinggi), Selasa (13/10/2020).

Wisudawan sebanyak 370 mahasiswa terdiri dari lulusan program Magister (S-2), Sarjana (S-1) dan Ahli Madya dari berbagai program studi (Prodi) diwisuda di halaman kampus Unwidha dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pelaksanaan wisuda dibagi menjadi 3 sesi agar bisa menerapkan jaga jarak dan menghindari berkerumun.

Rektor Unwidha, Prof. DR. H. Triyono, M.Pd. mengatakan, sebagian besar lulusan yang diwisuda tahun 2020 ini adalah mereka yang diterima sebagai mahasiswa pada tahun 2015 dan 2016. Artinya mereka merupakan “produk pertama” dari penerapan Kurikulum 2015 yang berbasis Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Yakni 8 standar pendidikan, 8 standar penelitian dan 8 standar pengabdian kepada masyarakat.

‚ÄúDalam dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Unwidha telah menetapkan 63 standar pendidikan tinggi,” ujar Prof. Triyono.

Rektor menjelaskan, ciri dari Kurikulum 2015 yang diimplementasikan di Unwidha sejak tahun akademik 2015/2016 yakni dimasukannya mata kuliah Pendidikan Karakter yang wajib di tempuh oleh semua mahasiswa dari semua program studi. Disamping itu juga ada perampingan beban SKS dalam penyelesaian studi dan berbasis pada SNPT.

” Sesuai visi misi yang diemban Unwidha tahun 2025 yaitu menjadi Universitas yang berkarakter untuk kesejahteraan masyarakat berlandaskan multikultur,” tandasnya.

Rektor menambahkan, melalui mata kuliah pendidikan karakter diharapkan dapat dibentuk dan ditanamkan sikap dan nilai religius, jujur, toleran, kreatif, demokratis, peduli, empati, cinta damai, bersahabat dan lain sebagainya.

Disamping itu, para lulusan yang diwisuda tahun 2020 saat ini umumnya berusia antara 23-26 tahun atau lahir lahir antara tahun 1994-1997. Sedangkan orang yang lahir antara 1984-2004 dikelompokkan sebagai Generasi Milenial atau Generasi Y

Generasi Y dengan ciri ketika lahir telah ada komputer, robot dan handphone. Cepat bosan dengan barang yang dibeli, senang bayar non tunai, suka hal yang instan dan kritis terhadap fenomena sosial.

Menurut Rektor, pada saat Bangsa Indonesia memperingati kemerdekaan yang ke-100 yaitu pada tahun 2045 kelak, mereka berusia 48-51 tahun, yang berarti mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan.

Dengan demikian Unwidha Klaten telah berbuat untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin bangsa yang berkarakter kuat, cerdas dan terampil. Karena tahun 2045 kelak Indonesia diharapkan menjadi 10 negara maju di dunia.

Rektor berharap, para lulusan memiliki wawasan almamater. Artinya memandang bahwa Unwidha Klaten sebagai salah satu “ibu asuhnya” yang turut mendidik dan mengantarkan mereka dalam menggapai cita-cita di masa depan, sehingga tidak sepantasnya untuk dilupakan, tetapi justru harus merasa bangga. Oleh karena itu harus menjaga nama baik Unwidha sebagaimana mereka menjaga nama baik orangtuanya sendiri. (ino)

Add Comment

Click here to post a comment