Umum

8 Pasien Sembuh dan Penambahan 32 Orang Terkonfirmasi Covid-19, 1 Diantaranya Meninggal Dunia

Klaten, saktenane.com

8 Pasien sembuh dan penambahan 32 orang terkonfirmasi Covid-19, 1 diantaranya meninggal dunia. Satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten mengumumkan situasi terkini penyebaran covid-19 di Kabupaten Klaten, Sabtu (31/10/2020).

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, dr.Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan bahwa hari ini terdapat 8 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh serta penambahan 32 orang terkonfirmasi positif covid-19 yang mana 1 orang diantaranya meninggal dunia.

Sehingga jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi covid-19 di Klaten menjadi 943 orang. Sebanyak 169 orang menjalani perawatan di rumah sakit/melakukan isolasi mandiri, 741 orang sembuh dan 33 orang meninggal dunia.

“Hari ini terdapat 8 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh serta penambahan 32 kasus terkonfirmasi positif baru, dimana 1 kasus diantaranya meninggal dunia. Pasien yang sembuh hari ini berasal dari Cawas, Kemalang, Kalikotes, Wedi dan Polanharjo. Sedangkan penambahan kasus terkonfirmasi positif baru berasal dari Ngawen, Bayat, Prambanan, Klaten Utara, Ceper, Polanharjo, Delanggu, Wedi, Trucuk, dan Juwiring.” tutur dr. Cahyono.

Pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh hari ini berinisial S (P/52th), PP (L/36th) dan SS (P/49th) dari Cawas yang sebelumnya terkonfirmasi covid-19 pada 23 Oktober 2020, J (P/53th) dari Kemalang sebelumnya terkonfirmasi covid-19 pada 25 Oktober 2020, HAS (L/27th) dan M (P/50th) dari Kalikotes sebelumnya terkonfirmasi covid-19 pada 23 Oktober 2020, P (P/43th) dari Wedi sebelumnya terkonfirmasi covid-19 pada 22 Oktober 2020 serta S (L/71th) dari Polanharjo sebelumnya terkonfirmasi covid-19 pada 23 Oktober 2020. Seluruh pasien yang sembuh hari ini telah menjalani isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis.

“Menurut pemeriksaan yang dilakukan kepada delapan pasien tersebut, hasil menunjukkan negatif covid-19, maka pasien dinyatakan sembuh. Meskipun sudah dinyatakan sembuh, namun pasien harus tetap melakukan isolasi mandiri minimal 7 hari.” tutur dr.Cahyono.

Sementara untuk penambahan kasus positif baru hari ini masing-masing berinisial SDS (P/ 26th), R (P/ 47th), FR (P/ 17th), ASJ (P/ 5th), PGJ (L/ 25th) dan S (L/ 53th) dari Ngawen, MW (L/ 68th) dari Bayat yang meninggal dunia pada 30 Oktober 2020, S (L/ 46th) dan TA (L/ 30th) dari Prambanan, ABP (L/ 42th), H (P/ 28th) dan JD (P/ 12th) dari Klaten Utara, FW (P/ 23th), ATW (L/ 28th), M (L/ 60th) dan AP (L/ 35th) dari Ceper, serta 16 kasus terkonfirmasi hasil screening dari nakes dari Puskesmas Ceper berinisial P (P/ 54th), EDR (P/ 56th), MIK (P/ 31th), MR (L/ 45th), TH (L/ 54th), W (P/ 44th), L (P/ 49th) dan W (P/ 30th) dari Ceper, ABW (P/ 38th) dan SWA (P/ 33th) dari Polanharjo, DK (L/ 35th) dari Delanggu, SDK (P/ 42th) dari Wedi, B (L/ 54th) dari Trucuk, HPA (P/ 32th) dari Klaten Utara, LP (P/ 40th) dari Ngawen, dan FK (P/ 26th) dari Juwiring.

Dari penambahan kasus terkonfirmasi positif baru tersebut, terdapat 2 kasus yang dimungkinkan terpapar pada saat melakukan aktifitas sehari-hari dan bekerja di Klaten, 6 kasus lain dimungkinkan terpapar pada saat berada di luar daerah, serta 24 kasus lainnya merupakan kontak erat kasus terkonfirmasi covid-19 sebelumnya.

Saat ini terdapat 1 orang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit serta 30 orang sedang melakukan isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis.

Dengan adanya kasus terkonfirmasi hasil screening nakes dari Puskesmas Ceper, maka telah diambil langkah-langkah sebagai berikut : Koordinasi dengan Satgas Kabupaten dan Satgas Kecamatan; Kasus terkonfirmasi dilakukan isolasi mandiri; Melakukan Koordinasi internal Puskesmas; Maping Tenaga yang ada untuk pelayanan di Puskesmas; Kontak erat kasus dilakukan tracing kontak dan kontak erat dilakukan karantina mandiri dan swab; Melakukan Desinfeksi ruangan.

Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten tetap mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kesadarannya dan lebih disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan, dan terapkan pola hidup bersih dan sehat. (ino)