Bekas Tempat Pembuangan Sampah di Desa Krecek ini, Bakal Jadi Tempat Kuliner

Klaten, saktenane.com

Ditangan kepala desa yang kreatif yang penuh ide dan gagasan tentu saja banyak cara yang bisa dilakukan untuk pemberdayaan masyarakat desa. Hal serupa juga dilakukan oleh Kepala Desa Krecek, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.

Kepala Desa Krecek, Kukuh Harsana menyampaikan, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan indah, disamping pembuatan taman-taman di desa setempat, juga melakukan pengurukan tepian sungai yang dulunya digunakan untuk membuang sampah oleh masyarakat sekitar.

” Dulu hanya untuk pembuangan sampah, lalu kami uruk dan dibangun pondasi talud kemudian diatasnya kami bangun kios untuk pemberdayaan warga,” ungkap Kukuh, Senin (02/11/2020).

Ia menyebutkan, anggaran pembangunan kios ini diambilkan dari dana desa tahun 2020.

” Anggaran dari dana desa sebesar 150 juta rupiah. Yang 25 juta rupiah untuk membangun taman identitas desa. Sedangkan yang 125 juta rupiah untuk membangun 4 kios,” ungkapnya.

Menurut Kukuh, 3 kios berukuran 3 x 4 meter dan 1 kios ukuran 5 x 2,5 meter ini sudah disewa warga setempat untuk usaha kuliner.

” Rencananya kios nomor 1 untuk jualan bubur dan nasi liwet, kios nomor 2 untuk jualan aneka penyetan, kios nomor 3 untuk bakso bakar dan kios nomor 4 yang luasnya 5 x 2,5 meter digunakan untuk berjualan bakso dan mie ayam.
Sewanya per kios 1,5 juta rupiah per tahun. Kios ini Sudah dilengkapi juga dengan kamar mandi, WC dan toilet serta listrik PLN berdaya 900 watt,” jelasnya.

Kukuh menambahkan, Desa Krecek sebelumnya juga sudah membangun shelter untuk berdagang warga yang berlokasi timur kantor desa sejumlah 30 unit.

“Dulu sewa kios per tahun Rp 1,5 juta,
namun karena warga keberatan, akhirnya diturunkan menjadi Rp 1,25 juta rupiah per tahun.
Karena shelter dibangun untuk pemberdayaan masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi warga Desa Krecek,” pungkasnya. (ino)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *