Umum

Cegah Stunting, Desa Kwarasan Rutin Gelar Kelas Ibu Hamil

Klaten, saktenane.com

Upaya pencegahan stunting telah dilaksanakan secara masif dan berkesinambungan oleh Pemerintah Desa Kwarasan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.

Adapun upaya tersebut diwujudkan dengan dilaksanakannya 3 program kegiatan untuk pencegahan stunting sejak dini, yakni Kelas Ibu Hamil, Kelas Balita dan Kelas Ibu Balita.

Kepala Desa Kwarasan, Kris Sutriningsih mengatakan, pihaknya telah menganggarkan untuk kegiatan pencegahan stunting dari anggaran dana desa.

“Dari dana desa selain pencegahan stunting, juga kami anggarkan untuk kegiatan posyandu. Tujuannya agar anak-anak disini bisa bertumbuh kembang dengan baik,” ungkap Kris, Senin(02/11/2020) pagi.

Ia menjelaskan, tujuan diadakan Kelas Ibu Hamil adalah agar ibunya sehat, bayinya sehat, persalinan berjalan lancar.

Sementara itu Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Kwarasan, Yayuk menyatakan, kegiatan Kelas Ibu Hamil diantaranya penyuluhan dan pengarahan dari bidan desa, senam untuk memperlancar persalinan serta pengukuran KEK.

“Kekurangan energi kronis (KEK) adalah masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, hitungan tahun. Kondisi kurang energi kronik (KEK) biasanya terjadi pada wanita usia subur yaitu wanita yang berusia 15-45 tahun,” ujar Yayuk.

Menurutnya, untuk Kelas Ibu Balita, diisi dengan penyuluhan dari Puskesmas dan PMBA (pemberian makanan bayi dan anak) untuk anak umur 6 bulan sampa dengan 9 bulan.

” Makanan anak harus mencapai 4 bintang, yakni karbohidrat, protein hewani, protein nabati, buah dan sayuran,” jelasnya.

Yayuk menyebutkan, sumber makanan karbohidrat bisa berasal dari nasi. Sedangkan protein hewani dari telor, ikan dan ayam. Untuk protein nabati dari tahu dan tempe.

Sedangkan Kader Posyandu Aster, Nenes menyampaikan, jumlah posyandu di Desa Kwarasan berjumlah 6 pokbang /kelompok penimbangan. (ino)

Add Comment

Click here to post a comment