Umum

15 Pasien Sembuh, Penambahan 21 Orang Terkonfirmasi Covid-19 dan 1 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Klaten, saktenane.com

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten mengumumkan situasi terkini penyebaran covid-19 di Kabupaten Klaten, Jum’at (06/11/2020).

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, dr.Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan bahwa hari ini terdapat 15 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh, penambahan 21 orang terkonfirmasi positif covid-19 serta 1 pasien covid-19 meninggal dunia.

Sehingga jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi covid-19 di Klaten menjadi 1016 orang. Sebanyak 166orang menjalani perawatan di rumah sakit/melakukan isolasi mandiri, 813 orang sembuh dan 37 orang meninggal dunia.

“Hari ini terdapat 15 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh, penambahan 21 kasus terkonfirmasi positif baru dan 1 pasien covid-19 meninggal dunia. Pasien yang sembuh hari ini berasal dari Klaten Utara, Klaten Tengah, Karangdowo, Jatinom, Kalikotes, Polanharjo, Trucuk, Bayat dan Kebonarum. Penambahan kasus terkonfirmasi positif baru berasal dari Karangnongko, Klaten Tengah, Klaten Utara, Kalikotes, Polanharjo, Karanganom, Delanggu, Ngawen, Wedi dan Jogonalan. Sedangkan pasien covid-19 yang meninggal dunia berasal dari Klaten Selatan.” tutur dr. Cahyono.

Pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh hari ini masing-masing berinisial WTH (L/53th) dan SUY (P/65th) dari Klaten Utara yang sebelumnya terkonfirmasi covid-19 pada 23 & 30 Oktober 2020, MFN (L/24th) dari Klaten Tengah terkonfirmasi covid-19 pada 30 Oktober 2020, TW (L/48th) dari Karangdowo terkonfirmasi covid-19 pada 26 Oktober 2020, AW (L/37th) dari Jatinom terkonfirmasi covid-19 pada 26 Oktober 2020, AAP (L/26th) dan AAU (L/20th) dari Kalikotes 28 Oktober 2020, M (L/55th) dan AP (P/48th) dari Trucuk terkonfirmasi covid-19 pada 30 Oktober 2020, R (L/44th), A (P/40th) dan MLK (P/8th) dari Bayat terkonfirmasi covid-19 pada 15 & 18 Oktober 2020, Y (P/39th) dan ZKK (P/10th) dari Kebonarum terkonfirmasi covid-19 pada 30 Oktober 2020. Pasien sembuh hari ini seluruhnya telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis. Ke-15 pasien tersebut dinyatakan sembuh setelah selesai menjalani isolasi.

Sementara untuk penambahan kasus positif baru hari ini masing-masing berinisial ODC (L/18 th) dan RI (L/51th) dari Karangnongko, SH (P/64th) dan S (P/49th) dan B. AI (P/0th), IM (P/39th) dan MPP (L/24th) dari Klaten Utara, S (P/22th) dari Kalikotes, VA (L/10th) dari Polanharjo, S (L/55th) dari Karanganom, S (L/59th), SP (P/50th), IN (L/49th) dan MPP (L/24th) dari Delanggu, UA (P/59th) dan N (P/64th) dan Q (L/67th) dari Ngawen, DAS (L/28th) dari Wedi, BPP (L/25th) dari Jogonalan, 1 kasus terkonfirmasi tenaga kesehatan dari hasil Pelacakan kontak erat di Puskesmas Ceper berinisial SH (L/45th) dari Ngawen, serta 1 kasus dari hasil Pelacakan kontak erat nakes di RSST berinisial AW (P/25th) dari Klaten Utara. Dari penambahan 21 kasus terkonfirmasi covid-19 hari ini, 4 kasus diantaranya dimungkinkan terpapar pada saat melakukan aktifitas sehari-hari di Klaten, 2 kasus dimungkinkan terpapar pada saat berada di luar daerah serta 15 kasus lainnya merupakan kontak erat kasus terkonfirmasi covid-19 sebelumnya. Saat ini terdapat 2 orang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit serta lainnya sedang menjalani isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis.

Sedangkan untuk pasien covid-19 yang meninggal dunia berinisial MTH (P/63th) dari Klaten Selatan, sebelumnya telah terkonfirmasi covid-19 pada 4 November 2020.

Dengan adanya kasus terkonfirmasi nakes dari hasil pelacakan kontak erat di Puskesmas Ceper dan RSST maka telah diambil langkah-langkah sebagai berikut : Koordinasi dengan Satgas Kabupaten dan Satgas Kecamatan; Kasus terkonfirmasi dilakukan isolasi mandiri; Melakukan Koordinasi internal Puskesmas; Maping Tenaga yang ada untuk pelayanan di Puskesmas; Kontak erat kasus dilakukan tracing kontak dan kontak erat dilakukan karantina mandiri dan swab; Melakukan Desinfeksi ruangan.

Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten tetap mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kesadarannya dan lebih disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan, dan terapkan pola hidup bersih dan sehat. (ino)