Umum

Sekdes Bulurejo Juwiring Mempunyai Usaha Pembuatan Tahu

Klaten, saktenane.com

Sekretaris Desa (Sekdes) Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten mempunyai usaha pembuatan tahu sebagai penopang ekonominya. Pria yang tidak lama lagi akan menikah dengan gadis pujaan hatinya ini, mewarisi usaha dari sang kakek.

Sekdes Bulurejo, Fachrul Aziz Romadhon mengatakan, pembuatan tahu ini merupakan usaha turun temurun dari kakeknya yang bernama Wongso , kemudian diteruskan orang tuanya. Ayahnya (Ahmad Yulianto) dan ibunya (Narni) yang membesarkan usaha ini sehingga terkenal dengan Tahu Bu Narni Juwiring.

“Saya tinggal meneruskan usaha dan melakukan inovasi baru agar mampu bertahan ditengah persaingan usaha produksi tahu yang semakin ketat,” ujar Aziz, Senin (09/11/2020).

Tempat pembuatan tahu yang berlokasi di Dk. Tegalsari RT 07 RW02, Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring ini mempekerjakan karyawan sebanyak 14 orang.

“Produksi sebelum pandemi Covid-19 setiap harinya 8 kwintal kedelai namun disaat pandemi ini produksi menurun menjadi 6 kwintal,” kata Aziz.

Menurut Aziz, pemasaran tahu masih di pasar tradisional seperti pasar Tanjung, Serenan, Cuplik, Tawangsari, dan Pasar Sukoharjo kota.

“Produksinya ada 4 macam tahu, yakni tahu putih, tahu kuning, tahu pong dan tahu bulat,” tuturnya.

Ia menyebutkan, omset penjualan tahu, perhari bisa mencapai 3 juta rupiah, atau kurang lebih 90 juta setiap bulannya.

“Kendala yang kami hadapi, ketika harga kedelai impor naik, para pedagang tahu yang sudah menjadi langganan tetap-nya tidak mau harga dinaikkan. Resikonya keuntungan menjadi menipis. Untuk kedelai lokal belum bisa bagus hasilnya kalau dibuat tahu, untuk saat ini, masih mengandalkan kedelai impor dari Amerika,” ungkapnya.

Aziz menyampaikan, dirinya menjadi perangkat desa, pada tahun 2013 menjabat sebagai Kaur Umum dan Perencanaan. Kemudian diangkat menjadi Sekdes pada bulan Maret 2020.

“Untuk saat ini, gaji atau siltap saya sebesar 2,6 juta rupiah, dan menggarap sawah bengkok seluas 2 hektar, sebagai tambahan penghasilan sebagai sekdes,” jelasnya.

Setelah menikah, rencana Aziz, ia akan membuka usaha franchise atau waralaba tahu crispy dan kripik tahu di wilayah Kabupaten Klaten dan sekitarnya. (ino)