Umum

2 Ribu Lansia di Klaten Terima Bansos

Klaten, saktenane.com

Sebanyak 2.468 Lanjut Usia (lansia) dan 250 Orang Dengan Kedisabilitasan Berat (ODKB) di Kabupaten Klaten menerima bantuan sosial (bansos) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klaten. Setiap lansia menerima bansos Rp600.000 dan setiap ODKB menerima bansos Rp1.800.000.

Penyerahan bansos untuk lansia dan ODKB dilakukan secara simbolis oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko di aula Kantor Kecamatan Ceper, Senin (09/11/2020).

Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Klaten, Much Nasir dalam laporannya mengatakan, pemberian bantuan kepada para lansia dan ODKB dilakukan serentak di Kabupaten Klaten.

“Penyerahan secara simbolisnya dilakukan di Kecamatan Ceper. Penyerahan bantuan dilakukan 3 tahap agar dapat meminimalisir terjadinya kerumunan guna mencegah penularan covid-19,” ujarnya.

Menurut Much Nasir, untuk Kecamatan Ceper jumlah lansia yang menerima bansos ada 112 orang dan ODKB yang menerima bantuan ada 3 orang.

“Dasar pemberian bantuan berasal dari usulan Pemerintah Desa (Pemdes) dan sudah dilakukan verifikasi, sehingga penyerahan bansos untuk lansia dan ODKB sudah tepat sasaran,” jelasnya.

Much Nasir berharap, semoga bantuan yang diserahkan kepada lansia dan ODKB ini dapat meringankan kehidupan sehari-hari selama masa pandemi ini.

“Semoga bermanfaat dan barokah serta para lansia dan ODKB senantiasa diberikan kesabaran dan kesehatan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Ceper, Supriyono mengucapkan terimakasih kepada Pjs Bupati Klaten yang telah berkenan menyerahkan bansos untuk warga Ceper baik lansia maupun ODKB.

“Semoga bantuan dari Pemerintah Kabupaten Klaten ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” harap Supriyono.

Sedangkan Pjs Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko mengharapkan, agar lansia dan ODKB atau disabilitas yang belum masuk ke daftar penerima namun memenuhi kriteria supaya segera didata dengan baik. Setiap desa agar mendata ulang warga lansia maupun ODKB yang belum masuk penerima bantuan.

“Yang belum menerima agar didata ulang, untuk kemanusiaan dan membantu sesama,” tegas Sujarwanto.

Sujarwanto Dwiatmoko mengungkapkan, bantuan ini diberikan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat lemah. Sehingga jangan sampai ada yang terlewat, sehingga semua lansia dan ODKB di Kabupaten Klaten yang benar-benar membutuhkan bantuan dapat menerima bantuan dari pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhannya sehari-hari. (ino)

Add Comment

Click here to post a comment