Umum

Gerakan Penanaman Pohon Serentak, Produktifkan Lahan Kosong

Klaten, saktenane.com

Untuk melestarikan lingkungan hidup dan sekaligus memanfaatkan lahan agar produktif, sekitar 1200 pohon ditanam di lahan yang berlokasi di Koramil Karanganom Klaten, Jumat (27/11/2020) pagi.

Ribuan pohon sudah ditanam melalui gerakan ini dan merupakan tahap ketiga penanaman. Beberapa pekan sebelumnya, dilakukan penanaman di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gergunung dan Embung Karangasem Cawas.

“Kita melakukan penanaman dan penghijauan di lahan kosong yang berlokasi di Koramil Karanganom, dengan memanfaatkan lahan kosong kita pengen lahan kosong menjadi lahan yang produktif, selain itu juga untuk pelestarian lingkungan hidup,” ujar Jaka Sawaldi.

Kegiatan dalam rangka “Gerakan Penanaman Pohon Serentak di Klaten” di Kecamatan Karanganom tersebut dilakukan pada lahan seluas kurang lebih 4 hektar. Penanaman tersebut dilakukan oleh Sekda Kabupaten Klaten Jaka Sawaldi, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, Forkopimda, bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Klaten.

Dandim 0723 /Klaten menyebutkan, beberapa tanaman yang ditanam meliputi tanaman kayu sengon sebanyak 400 pohon, dan tanaman buah-buahan sebanyak 800 bibit pohon.

“Kegiatan ini dalam rangka penghijauan di wilayah Kabupaten Klaten, dimana pada tahap kali ini berlokasi di Koramil Karanganom, Kodim 0723/Klaten. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghijaukan bumi khususnya membuat lahan yang kurang produktif menjadi produktif dengan ditanami tanaman yang mempunyai nilai ekonomi,” jelas Dandim.

Ia mengatakan, lahan milik TNI AD tersebut dikelola dan ditanggungjawabkan sementara oleh Kodim 0723 /Klaten, lahan tersebut sebelumnya pernah digunakan untuk penanaman tanaman pertanian berupa jagung. Akan tetapi hasilnya belum bisa optimal karena tergantung ketersediaan air dan kondisi musim.

“Untuk sementara kita tanami pohon kayu berupa tanaman produktif jangka panjang yaitu sengon dan buah-buahan. Di antara tanaman ini akan kita tumpang sari dengan tanaman sebelumnya yaitu jagung,” ungkapnya.

Letkol Inf Joni Eko Prasetyo berharap, dengan adanya gerakan penanaman pohon ini manfaatnya akan dirasakan oleh para generasi penerus, dan sekaligus untuk penghijauan agar masyarakat dapat memperoleh udara yang sehat. (ino)