Umum

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Liben Menggambar Telenovela Tragedi Leuwigajah

Klaten, saktenane.com

Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2021, seniman muda asal Klaten, Temanku Lima Benua atau yang lebih akrab dipanggil Liben menggambar telenovela.

Gambar sepanjang 32,4 meter tersebut dipamerkan dalam acara Pameran Bahayanya Sampah dengan tema Pilah Sampah Dari Rumah yang digelar di Sanggar Lima Benua, Dk. Geritan, Desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Senin (22/02/2021).

“Gambar telenovela ini menceriterakan tentang tragedi Leuwigajah, dimulai dari peresmian TPA sampai terjadinya longsor. Menceriterakan bagaimana setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional,” ungkap Liben, Senin (22/02/2021).

Liben menyebutkan, gambar berceritera ini dibuat untuk mengingatkan tragedi Leuwigajah pada tahun 2005 jangan sampai terulang.

“Longsor Leuwigajah memakan korban kurang lebih 154 orang. Tragedi ini merupakan tragedi terbesar nomor dua di dunia setelah tragedi longsor Payatas di Filipina 10 Juli 2000,” jelasnya.

Gambar telenovela sepanjang 32,4 meter ini, menurut Liben, dibuat dengan menggunakan media kertas bekas, arang dan injet (kapur).

“Pengerjaannya dibantu teman-teman seniman. Semoga bisa mengingatkan kita akan bahaya sampah jika tidak dikelola dengan benar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, disaat pandemi ini, ada sampah yang lebih berbahaya, yakni sampah medis. Pengelolaan sampah medis harus benar agar tidak menimbulkan masalah baru.

“Kami berharap pemerintah memberikan perhatian khusus pada pengelolaan limbah medis terutama pada masker dan APD yang sekali pakai,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Klaten, Srihadi mengatakan, pengelolaan sampah yang baik dapat meningkatkan perekonomian warga disaat pandemi ini.

“Saat ini pengelolaan sampah masih menjadi persoalan dan harus diupayakan untuk meminimalisir terjadinya banjir saat musim hujan,” tandasnya. (ino)

Add Comment

Click here to post a comment