Umum

Desa Bolali Launching BUMDes Berbasis IT

Klaten, saktenane.com

Pemerintah Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten Launching BUMDes Bolali Maju. Mengingat situasi masih pandemi, Launching BUMDes yang berbasis IT ini, dilaksanakan di kantor desa setempat secara sederhana, Senin (01/03/2021)pagi.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bolali, Widi Pujiyanto mengatakan, Launching BUMdes Bolali Maju dilaksanakan dengan sederhana, dikarenakan situasi masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Awal kisah Desa Bolali mendeklarasikan diri sebagai Desa IT, untuk itu, BUMDes Bolali Maju juga berbasis IT, kedepan juga tetap konsen di bidang IT,” ujar Widi Pujiyanto.

Ia berharap BUMDes nantinya bisa dikembangkan untuk peningkatan pendapatan asli desa (PAD) dan mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Dan tentu saja memberi nilai bisnis bagi pemerintah desa dan mampu menopang pemerintah Desa Bolali menjadi desa yang mandiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Wonosari, Mochammad Nurrosyid memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pemerintah Desa Bolali yang telah melakukan launching BUMdes.

“Selamat atas dibentuknya BUMDes Bolali Maju. Bolali ini konsisten, sejak awal mengusung Desa IT maka konsisten, BUMDes-nya juga bergerak di bidang IT,” tuturnya.

Ia menjelaskan, BUMDes Bolali Maju sangat bagus, di saat BUMDes yang lain masih ngurusi pembayaran angsuran, iuran dan lainnya, BUMDes Bolali Maju sudah berjualan data. Ini menjadikan selangkah lebih maju.

“Yang perlu diperhatikan yakni kestabilan jaringan, kecepatan dan harga jualnya,” pesan Mochammad Nurrosyid.

Ia menambahkan, pendapatan asli desa (PAD) bisa diperoleh dari berbagai macam sumber, salah satunya dari hasil BUMDes. Namun di Kecamatan Wonosari, belum ada BUMDes yang benar-benar jalan.

“BUMdes ini yang pertama kali di Klaten yang mempunyai unit usaha IT. Antara desa dan provider harus bekerjasama dengan baik dan tidak ada dusta diantara kedua belah pihak,” imbuhnya.

Salah satu karyawan BUMDes Bolali Maju, Wanti Safitri berencana untuk menggencarkan paket hemat. Adapun paket tersebut, yakni harga jual paling rendah, Paket A: 100 ribu rupiah perbulan dengan 3 device untuk 1 laptop dan 2 handphone. Paket B: harga 150 ribu rupiah dengan 5 device untuk2 laptop dan 3 handphone. Serta Paket C: harga 250 ribu rupiah untuk unlimited dan bisa juga digunakan untuk smart tv.

“Paket B promo tanpa beaya registrasi sampai bulan Mei 2021. Sedangkan yang Paket A dan Paket C dikenakan beaya registrasi sebesar 500 ribu rupiah,” jelasnya. (ino)