Umum

Akibat Pandemi, Investasi di Klaten Turun Drastis

Klaten, saktenane.com

Angka investasi di Kabupaten Klaten mengalami penurunan drastis selama tahun 2020 akibat pandemi Covid-19 yang melanda. Kondisi ini berdampak pada kegiatan ekonomi yang berlangsung di Kabupaten Klaten.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klaten, Agus Suprapto mengatakan, jumlah investasi yang masuk di tahun 2020 mengalami penurunan sekitar 63 persen akibat Covid-19 attau nilainya sekitar Rp 764 miliar. Sementara di tahun 2019, nilai investasi yang masih mencapai Rp 2 triliun.

Agus menjelaskan, guna meningkatkan nilai investasi serta menggerakan kembali kegiatan ekonomi di Kabupaten Klaten, pihaknya mendorong para pelaku usaha besar untuk menggandeng usaha menengah kecil dan menengah (UMKM). Diharapkan dengan UMKM di Klaten dapat bangkit dari dampak pandemi.

“Pelaku usaha besar memiliki kewajiban untuk menggandeng atau bermitra berkolaborasi dengan pelaku UMKM. Sehingga terjadi sinergitas kemitraan yang intinya nantinya akan terjadi suatu komunikasi dan koordinasi yang baik antara pelaku UMKM dan pelaku usaha besar,” ujarnya dalam acara Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di Hotel Grand Tjokro Klaten, Rabu (17/03/2021) pagi.

Ia menambahkan, UMKM merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian daerah dan nasional. Karenanya pemerintah perlu hadir dalam memberikan pendampingan agar UMKM dapat terus eksis. Di antara dengan menggandeng pelaku usaha besar untuk membuka kemitraan dengan UMKM.

“UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian Indonesia. Bagi sebagian kalangan, UMKM merupakan suatu bentuk usaha yang tahan banting, sehingga mampu bertahan dalam kondisi apapun meskipun di tengah keterbatasan,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya menyatakan pemerintah kabupaten siap memfasilitasi para pemilik usaha agar nyaman berinvestasi di Kabupaten Klaten. Ia berharap pembangunan exit toll yang berada di Kabupaten Klaten dapat memberikan dampak positif.

“Kalau ada kendala-kendala bisa langsung disampaikan (kepada Pemkab Klaten). Jadi nanti kami bisa mencarikan solusi supaya para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Klaten ini biar bisa nyaman dan bisa berkembang terkait dengan kebijakan-kebijakan dalam rangka untuk pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19,” ungkap Yoga. (ino)

Add Comment

Click here to post a comment