Umum

Sinema Sindoro Sumbing, Wadah Pecinta Film Temanggung

Temanggung, saktenane.com

Sekelompok anak muda pecinta film membuat gebrakan dengan karya film yang diputar di Gedung Sasana Pustaka  Perpustakaan Daerah Kabupaten Temanggung, Sabtu (27/03/2021) malam. Event itu sekaligus menandai dikukuhkannya  komunitas Sinema Sindoro Sumbing (SSS).

Sebelum acara dimulai, diputar beberapa film pendek karya anggota komunitas tersebut dan bedah film, juga diskusi seputar pembuatan film serta cara membuat naskah.

Ketua Panitia Pengukuhan dan Ketua Komunitas SSS, Alwi Johan atau akrab disapa Alwijo mengungkapkan, awalnya tidak percaya diri mengakomodasi rekan sesama pecinta film. Tetapi keinginan rekan-rekan untuk selalu berkarya, membuat semangatnya membara.

“Sebenarnya saya takut untuk melangkah dalam perfilman di Temanggung. Tetapi banyak masukan dari teman-teman dan juga para senior saya yang menyemangatinya. Kalau dilihat ke belakang tanpa sengaja selama satu tahun ini kita sering ketemu dan selalu berdiskusi seputar film juga. Maka kita sepakat membuat satu wadah untuk menampung teman teman dalam berkarya, sehingga terbentuklah komunitas ini,” ujarnya.

Alwijo bercerita, dari awal kumpul bareng dan bercerita soal film atau sekadar mengulas film, teknik pengambilan gambar, pembuatan naskah ataupun mengulik alat sinematografi, tercetus gagasan pembuatan film pendek untuk mengekspresikan ide dalam bentuk karya. Keadaan lingkungan maupun kehidupan masyarakat saat ini menjadi topik utama dalam berkarya, sebagai penyampaian pesan melalui film atau karya visual.

“Dari kebiasaan berdiskusi itu, kita sepakat memakai nama Sinema Sindoro Sumbing disingkat SSS,” tambahnya.

Kepala Seksi Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung,

Sugeng Riyadi, menyambut baik terbentuknya komunitas film Kabupaten Temanggung.

“Tetap berkarya untuk kemajuan Kabupaten Temanggung tercinta ini. Kalau bisa galilah cerita-cerita tentang Temanggung dari sisi kreativitas yang menarik,” ujarnya.**