Rumah Yatim Aisyiyah Pedan Gelar Penyuluhan Anti Narkoba

Klaten, saktenane.com

Rumah Yatim Aisyiyah Pedan menggelar penyuluhan anti narkoba pada Minggu (21 /06/2026) siang. Acara yang diprakarsai oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pedan ini, menghadirkan narasumber dari  Rumah Motivasi Shamany bersama DPR Granat Unwidha Klaten untuk memberikan edukasi bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kegiatan yang  mengambil tema  Sosialisasi Gerakan Anti Narkoba ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Acara yang digelar  di aula Rumah Yatim Aisyiyah Pedan Klaten  ini dihadiri kurang lebih 150 anak yatim dan jajaran pengurus Pimpinan Cabang Aisyiyah Pedan.

Selain pemberian edukasi tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, semua peserta yang hadir bersama -sama melakukan Ikrar Relawan  Anti Narkoba sebagai wujud komitmen bersama menjaga  bersama-sama keluarga dan lingkungan masyarakat untuk melawan peredaran gelap narkoba.

Dan dalam implementasi setelah ikrar bersama, mereka  berjanji untuk menjaga keluarga kita untuk terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap di Klaten menjadi Keluarga Bersinar ( bersih narkoba ).

Pegiat Anti Narkoba Rumah Motivasi Shamany Klaten, Anton Sanjaya memberikan apresiasi kepada jajaran Rumah Yatim  Aisyiyah Pedan yang telah peduli dalam pencegahan narkoba.

“Saya bergembira banyak orang tua yang peduli terhadap pencegahan peredaran gelap narkoba, termasuk Rumah Yatim Aisyiyah Pedan ini,” ujarnya.

Anton menjelaskan, saat ini peredaran gelap narkoba sudah sangat mengkhawatirkan. Korbannya tidak hanya orang dewasa, melainkan anak usia sekolah juga.

“Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan akan semakin berhati-hati dan waspada terhadap bahaya narkoba,” tandasnya.

Ketua Rumah Yatim Aisyiyah Pedan Klaten, Sumiyati menyatakan, melalui sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tersebut, seluruh peserta dan pengurus Rumah Yatim akan semakin memahami dampaknya. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat melakukan pencegahan dan terhindar dari narkoba.

“Ini menjadi pembelajaran bersama tentang bahaya narkoba dan cara menghindarinya,” ungkapnya. (i&o)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *