Umum

Kasus Positif Covid-19 Capai 45 Orang, Bupati Klaten Himbau Warga Untuk Mematuhi Protokol Kesehatan

Klaten, Saktenane.com

Kasus positif virus corona (Covid-19) di Klaten Capai 45 Orang
Bupati Klaten himbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan. Bupati Klaten Sri Mulyani mengingatkan kepada seluruh warga Kabupaten Klaten untuk mentaati protokol kesehatan seperti memakai masker saat berkegiatan di luar rumah, menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan menghindari kerumunan.

Pasalnya, saat ini warga yang positif terinfeksi virus corona sebanyak 45 orang dengan perincian 21 pasien sembuh, 1 meninggal dunia dan 23 orang masih dirawat di rumah sakit, namun warga diimbau untuk tidak takut, tidak panik namun agar selalu waspada.


Pernyataan Bupati Klaten Sri Mulyani tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan pada acara penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap II di Balai Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jumat (19/06/2020).

Selain menyerahkan BLT DD di Desa Belangwetan, Bupati Klaten juga menyerahkan BLT DD di Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara.


Lebih lanjut Sri Mulyani menjelaskan, setelah pemerintah hadir dengan memberikan aneka bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sebagai dampak virus corona, maka tugas dan kewajiban masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Tujuannya, agar mata rantai penyebaran virus corona dapat diputus dan tidak ada lagi warga yang tertular virus corona.


Camat Klaten Utara, Widayatna menjelaskan, warga Desa Jebugan yang menerima BLT DD tahap II sebanyak 58 Kepala Keluarga (KK) dan Desa Belangwetan yang menerima BLT DD sebanyak 164 KK. Penyaluran BLT DD maupun bansos lainnya di Desa Jebugan dan Desa Belangwetan yang dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani berjalan lancar.


Sementara itu Kepala Desa Belangwetan Hartono mengatakan, jumlah KK di Desa Belangwetan yang menerima bansos akibat dampak virus corona atau covid-19 sebanyak 1.485 KK. Bansos yang diterima warga masing-masing Program Keluarga Harapan (PKH) 254 KK, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 385 KK, BPNT Perluasan 98 KK, Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial RI tahap I ada 67 dan tahap II 157 KK, tahap III tidak ada KK yang menerima, tahap IV ada 144 KK, tahap V tidak ada KK yang menerima dan tahap VI ada 15 KK.


Kemudian, kata Hartono, Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berujud sembako dari Provinsi Jawa Tengah 98 KK, bansos sembako Pemkab Klaten 103 KK dan penerima BLT DD sebanyak 164 KK.

“Sektor swasta di Desa Belangwetan seperti Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten, dealer Toyota, Swalayan Anugerah dan Toko Sapto Argo juga ikut ambil bagian memberikan paket sembako sebanyak 1600 paket yang langsung diserahkan kepada warga yang membutuhkan,” pungkasnya. (red)

Add Comment

Click here to post a comment