Politik

Adik Ipar Jokowi Mundur Dari Pencalonan Bupati Gunungkidul

Gunungkidul, saktenane.com

Adik ipar Jokowi, Wahyu Purwanto mundur dari pencalonan Bupati Gunungkidul pada gelaran pilkada serentak 2020, Desember mendatang. Wahyu Purwanto yang diusung oleh Partai Nasdem untuk menjadi calon Bupati Gunungkidul ini mengundurkan diri dari bursa pencalonan dan akan fokus dibidang sosial.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem DIY Subardi di hadapan jajaran pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Nasdem Gunungkidul di Kapanewon Playen Kabupaten Gunungkidul, Minggu (26/07/2020).

Wahyu Purwanto kepada awak media menyampaikan, bahwa ia mundur dari bursa pencalonan kepala daerah. Langkah ini dia ambil setelah bertemu dengan Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Dharma Paloh. Dirinya mengaku mendapatkan arahan untuk tidak meneruskan langkah menjadi calon bupati Gunungkidul.

” Saya diminta untuk fokus di kegiatan sosial saja,” ujar mantan Rektor Universitas Gunungkidul ini, Minggu (26/07/2020).

Pada kesempatan ini Wahyu Purwanto juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang telah mendukungnya selama satu tahun terakhir, mendampingi keliling di 144 kalurahan dan 18 kapanewon.

” Walaupun saya mundur dari bursa pencalonan bupati, namun saya tetap akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial untuk memajukan Kabupaten Gunungkidul,” ucapnya.

Sekedar untuk diketahui, perihal mundurnya Wahyu Purwanto dari bursa pencalonan kepala daerah ini bukan yang pertama kali. Wahyu Purwanto juga sempat menyampaikan hal yang sama diawal tahun 2020 ini.

“Pak Jokowi dan Pak Surya Paloh sudah menyarankan saya untuk fokus dibidang yang lain. Jadi, saya sudah memutuskan untuk mundur,” tandasnya.

Subardi selaku Ketua DPW Partai Nasdem DIY kepada awak media menyatakan, dirinya mengapresiasi keputusan Wahyu Purwanto. Ia menyebutkan ada sepuluh tokoh yang ikut penjaringan bakal calon bupati.

“Salah satu calon ada Mayor Sunaryanto dan tokoh-tokoh lainnya, tapi memang untuk rekomendasi belum turun,” ujarnya.

Subardi mengatakan, Partai Nasdem siap berkoalisi dengan partai lain yang memiliki kesamaan visi dan misi.

“Untuk pilkada, tidak ada calon partai, adanya calon daerah, jadi kami masih sangat terbuka. Untuk saat ini masih sangat dinamis hingga munculnya rekomendasi,” pungkasnya.(red)