Umum

6 Kecamatan di Klaten Akan Dilalui SUTET Ungaran-Pedan

Klaten, saktenane.com

Pembangunan tower saluran udara tekanan ekstra tinggi atau SUTET 500Kv Ungaran-Pedan telah memasuki tahap persiapan. Adapun enam kecamatan yang bakal dilalui jalur tersebut meliputi Kecamatan Tulung, Delanggu, Karanganom, Polanharjo, Juwiring, dan Pedan. Rencananya pekan depan sosialisasi akan dilakukan di enam kecamatan tersebut.

Jelang sosialisasi tersebut, Sekda Kabupaten Klaten berpesan agar komunikasi dengan masyarakat dilakukan dengan baik.

“Pak camat untuk dapat aktif berkomunikasi, agar bersama-sama kita dapat melakukan ini dengan baikĀ  pada tahapan pengadaan tanah maupun pembangunannya,ujar Jaka Sawaldi dalam rapat koordinasi persiapan sosialisasi pengadaan tanah SUTET 500 Kv di ruang rapat DPRD, Kamis (22/10/2020).

Dalam rapat tersebut dihadiri Tim dari Provinsi Jawa Tengah, Sekda Klaten, Kantor BPN Klaten, PLN, Kepala OPD terkait, Kabag Pemerintahan, Camat dan Kepala Desa.

Sementara itu, Anggota Tim dari Provinsi Jawa Tengah, Bambang Herwanto mengungkapkan bahwa saat ini telah memasuki tahap persiapan pengadaan tanah. Rencananya  pada tanggal 27 dan 28 Oktober 2020 mendatang akan dilakukan sosialisasi di enam kecamatan.

“Tahap persiapan ada tiga kegiatan, sosialisasi atau pemberitahuan, tahap pendataan awal, dan konsultasi publik. Dalam tahap sosialisasi memberitahu kepada seluruh masyarakat yang akan ikut terdampak langsung atau tidak,” ucap Bambang.

Bambang menambahkan, usai tahap konsultasi publik nantinya akan ada penetapan lokasi oleh gubernur dan kemudian dilanjutkan tahap selanjutnya.

Sementara itu Perwakilan dari PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Dua, Taufik Rohman merinci terdapat 133 bidang tanah yang akan terkena pembangunan tapak tower di Kabupaten Klaten. Setidaknya terdapat 4 hektar luas lahan yang akan digunakan untuk membangun tapak tower di wilayah Klaten.

“Dari 133 bidang, ada tiga persen berada di tanah kas desa, dan 97 persen berada di tanah masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya berharap agar pelaksanaan tahapan pengadaan tanah dapat berlangsung lancar agar nantinya Mei 2021 mendatang dapat mulai dilakukan konstruksi pembangunan.

Sebagai informasi, ganti kerugian akan diberikan bagi lahan yang digunakan untuk tapak tower. Kemudian untuk tanah, bangunan, tanaman yang berada di bawah ruang bebas SUTET akan ada mekanisme kompensasi mengacu pada Peraturan Menteri ESDM No. 27 Tahun 2018. (ino)

Add Comment

Click here to post a comment