Umum

Warga Desa Kuncen  Yang Terdampak Jalan Tol Sepakat Terima Ganti Rugi

Klaten,  saktenane.com

Warga Desa Kuncen,  Kecamatan Ceper,  Kabupaten Klaten yang lokasi tanah miliknya terkena dampak pembangunan Jalan Yol Solo-Kulonprogo menyepakati untuk menerima ganti kerugian lahan.

Mereka sepakat untuk memilih ganti kerugian berupa uang tunai.  Demi keamanan dan kemudahan,  uang nantinya akan di transfer ke dalam rekening  masing-masing penerima melalui Bank Mandiri.

Kepala BPN Klaten, Muhammad Agung Taufik Hidayat mengatakan,  warga pemilik lahan yang terdampak proyek pembangunan jalan tol menyepakati untuk menerima ganti kerugian berupa uang.

“Sebenaranya ada 3 opsi yang ditawarkan,  ganti rugi berupa uang,  penggantian lahan atau berupa andil dalam bentuk saham jalan tol,  namun warga lebih memilih ganti rugi berbentuk uang,” ujar Agung,  Selasa (09/03/2021).

Ia menjelaskan,  target panitia jalan tol  di Klaten merampungkan 4.179 bidang tanah yang terdampak pembangunan jalan tol. Sudah dilakukan pengumuman di bulan Desember 2020 sebanyak 1227 bidang.

“1227  bidang ini sudah kita lakukan musyawarah mengenai ganti rugi lahan. Awal bulan desember musyawarah di 6 desa, jumlahnya 478 bidang. Tahap ke 2, di bulan Maret ini ada 4 desa, yakni Kranggan, Keprabon,  Glagahwangi dan Kuncen, total 372 bidang,” ungkapnya.

Sementara itu,  Kepala Kejaksaan Negeri Klaten,  Ari Bintang Prakosa Sejati yang juga hadir dalam acara musyawarah tersebut menyampaikan, Kejaksaan mengawal  proses pembangunan jalan tol sejak awal,  memantau agar pembangunan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Jaksa merupakan pengacara negara, sebagai pendamping dan penengah proses yang terjadi antara masyarakat dengan pemerintah,” jelasnya.  (ino)