Umum

Diisi Deklarasi Ikrar Moral Air,
Gubernur Jateng Buka Lomba Vlog Pelajar Nasional

Klaten, saktenane.com

Diisi Deklarasi Ikrar Moral Air
Gubernur Jateng Buka Lomba Vlog Pelajar Nasional. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuka lomba pembuatan vlog pelajar nasional untuk tingkat SMP, SMA dan SMK untuk memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah di SMPN 1 Jogonalan, Klaten, Senin (29/03/2021) siang.

Pada kesempatan itu Gubernur Jawa Tengah juga meresmikan Yayasan Sungai Lestari Indonesia (Yusri).
Dalam kunjungannya di Klaten, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disambut Bupati Klaten Sri Mulyani, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, Sekda Klaten Jaka Sawaldi dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Sip Anwar.

Pada kesempatan tersebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo hadir memberikan sambutan via zoom meeting.

Ketua Panitia Arif Fuad Hidayah dalam laporannya mengatakan, kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di SMPN 1 Jogonalan dalam rangka peringatan Hari Air Sedunia Tahun 2021 dan gerakan moral air untuk memuliakan air.

Kemudian juga diisi pembacaan deklarasi ikrar moral air yang dibacakan Kepala Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana (KLMB) UGM Profesor Dr Soeratman, MSc.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengapresiasi gerakan penthahelix di Kabupaten Klaten terkait penanganan sungai dan kegiatan ini bisa menjadi contoh untuk daerah lain.

Ganjar Pranowo mengatakan, dirinya ke Klaten sebenarnya didorong untuk mengapresiasi kawan-kawan yang tidak pernah lelah dan selalu menginspirasi. Ganjar mengaku selalu menceritakan kepada teman-teman lain, tentang sekolah sungai di Klaten.

” Saya menerima laporan, di Pekalongan sungainya lethek atau kotor karena dipakai untuk buang limbah. Saya sarankan sekolah saja di Klaten, karena sudah ada buktinya,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut dikatakan, pejuang sungai, pengelola sungai, juga pengelola sampah pernah beberapa tahun telah menyelenggarakan Kongres Sungai sampai ke empat. Sekolah sungai di Klaten ternyata leading se-Indonesia dan Klaten menjadi percontohan di mana-mana.

“Di Klaten banyak sumber air yang dikelola dan dijaga dengan baik. Gerakan menjaga mata air ini cukup bagus, sehingga apa yang sudah menjadi bukti dan contoh harus ditunjukkan ke masyarakat,” pesannya.

Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, Kabupaten Klaten kaya akan potensi sumber air. Sampai saat ini ada 12 desa berhasil mengelola sumber air untuk sektor pariwisata. Dengan adanya potensi sumber mata air ini maka Pemkab Klaten sangat mendukung penuh gerakan pelestarian air.

“Kabupaten Klaten memiliki sumber air yang sejak tahun 1950 telah dimanfaatkan oleh PDAM Solo. Saat ini masih dalam proses penyertifikatan tapi belum ada titik temunya, maka mohon Gubernur Jawa Tengah membantu memfasilitasi antara Pemerintah Kabupaten Klaten dengan Pemerintah Kota Solo,” ucapnya.

Kepala KLMB UGM Profesor Dr Soeratman, MSc saat membacakan deklarasi ikrar moral air mengatakan, atas pertimbangan yang bijaksana bahwa air yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa perlu dimuliakan untuk kehidupan yang lestari. Pada Peringatan Hari Air Dunia masyarakat volunteer pemula air berikrar lima hal masing-masing pertama, melaksanakan gerakan aksi moral air Indonesia untuk memuliakan air dengan menjaga merawat, melindungi, memelihara, memanfaatkan dan melestarikan. Kedua, melaksanakan gotong-royong mengurangi perbuatan menzalimi air, mengotori merusak ekosistem air, mematikan sumber air, untuk kehidupan dan kepentingan umum.

Ketiga, kata Profesor Soeratman, Gerakan aksi volunteer untuk memulihkan ekosistem air dan siklus hidrologi yang mengalami kerusakan secara holistik komprehensif.

Keempat, membantu dengan gerakan tolong menolong secara sukarela dan masyarakat yang kena musibah bencana kekeringan maupun banjir dan longsor.

Profesor Soeratman mengatakan, ikrar kelima yakni mengembangkan gerakan kemitraan pentahelix bersama pemerintah, akademisi dan swasta.

Pada acara tersebut juga diisi dengan webinar dengan narasumber Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum RI, Ir Jarot Widyoko, SPI, Ratih P Anggraeni dari Danone, Kepala SMPN 1 Jogonalan Endah Sulistyowati dengan moderator Yulinda Erma Suryani, SPd, MSi.

Profesor Soeratman menambahkan, Yusri merupakan wadah gerakan peduli sungai yang berdiri pada 29 Januari 2021 dan sudah terdaftar di Kemenkumham RI. Yusri bergerak di bidang edukasi, konservasi hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar sungai sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga. (ino)