Umum

Angkutan Galian C Dilarang Beroperasi Selama 15 Hari

Klaten, saktenane.com
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten mengeluarkan larangan beroperasi bagi armada angkutan galian C selama masa peniadaan mudik lebaran 2021. Hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran arus lalulintas selama penyekatan pemudik berlangsung.

Kabid Lalulintas Dishub Klaten, Suyatno mengatakan larangan tersebut dimulai sejak tanggal 6 Mei 2021 pukul 00.00 WIB. Aturan tersebut berlaku selama 15 hari hingga 21 Mei 2021 pukul 24.00 WIB.

“Akses jalan untuk armada angkutan galian C akan dibuka kembali pada Sabtu (22/5/2021) pukul 00.00 WIB. Tujuannya agar selama adanya penyekatan perjalanan mudik, arus lalulintas tetap lancar,” ungkapnya, Kamis (6/5/2021).

Surat Edaran (SE) terkait larangan tersebut telah disampaikan kepada pengelola depo material galian C hingga pengelola tambang. Termasuk kepada perwakilan sopir armada angkutan galian C.

“Spanduk peringatan dan rambu larangan juga sudah dipasang. Petugas juga sudah kami standby-kan,” paparnya.

Terkait sanksi, Suyatno mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah sanksi yang diberikan kepada armada angkutan galian C yang masih nekat beroperasi. Di antaranya penghentian armada, tilang, hingga dikandangkan sampai waktu larangan operasi berakhir.

“Untuk pemberian sanksi, kami sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Klaten,” jelasnya.

Menurutnya aturan larangan tersebut selalu dilaksanakan pada H-7 hingga H+7 Idul Fitri. Adapun alasan utama adalah kelancaran arus lalulintas pada masa mudik lebaran. Dalam operasi tahun ini, pihaknya menugaskan 23 personel yang disebar untuk melakukan pengawasan di jalur yang biasa dilintasi truk galian C. (ino)