Umum

Hari ini Ada Penambahan 201 Orang Yang Terkonfirmasi Covid-19 di Klaten

Klaten, saktenane.com

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten mengumumkan situasi terkini penyebaran covid-19 di Kabupaten Klaten, Sabtu (14/11/2020).

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, dr.Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan bahwa hari ini terdapat 21 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh, 201 orang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19, dan 4 orang meninggal dunia. Dari 4 orang yang meninggal dunia, 2 diantaranya merupakan pasien terkonfirmasi baru dan 2 pasien meninggal lain sebelumnya telah menjalani perawatan.

Sehingga jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi covid-19 di Klaten menjadi 1.354 orang. Sebanyak 343 orang menjalani perawatan di rumah sakit/melakukan isolasi mandiri, 966 orang sembuh dan 45 orang meninggal dunia.

“Mari tetap patuhi protokol kesehatan dengan baik, hari ini terdapat 21 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh namun juga ada penambahan 201 kasus terkonfirmasi positif baru dan 4 orang meninggal dunia. Dari 4 orang meninggal dunia ini 2 kasus diantaranya termasuk kasus konfirmasi baru hari ini, dan 2 lainnya adalah pasien terkonfirmasi yang sebelumnya telah menjalani perawatan. Pasien yang sembuh masing-masing dari Karangdowo, Klaten Selatan, Kalikotes, Jatinom dan Ngawen. Penambahan kasus terkonfirmasi positif baru berasal dari Juwiring, Delanggu, Wonosari, Ngawen, Ceper, Polanharjo, Jogonalan, Klaten Tengah, Prambanan, Klaten Utara, Klaten Selatan, Wedi, Tulung, Pedan, Jatinom, Cawas, Kebonarum, Kemalang, Karangnongko, Karanganom, Bayat, Kalikotes, Manisrenggo, Trucuk. Sedangkan pasien covid-19 yang meninggal dunia berasal dari Gantiwarno dan Ngawen.” tutur dr. Cahyono.

Pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh hari ini masing-masing berasal dari Karangdowo 2 kasus yang terkonfirmasi covid-19 pada 23 Oktober & 4 November 2020, dari Klaten Selatan 3 kasus yang terkonfirmasi covid-19 pada 29 Oktober & 7 November 2020, dari Kalikotes 1 kasus yang terkonfirmasi covid-19 pada 5 November 2020, dari Jatinom 11 kasus yang terkonfirmasi covid-19 pada 8 November 2020 dan dari Ngawen 4 kasus yang terkonfirmasi covid-19 pada 5 November 2020. Pasien sembuh hari ini seluruhnya telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis.

Sementara untuk penambahan kasus positif baru hari ini berasal dari Juwiring 3 kasus, Delanggu 3 kasus (1 kasus diantaranya meninggal dunia), Wonosari 9 kasus, Ngawen 27 kasus, Ceper 13 kasus, Polanharjo 18 kasus, Jogonalan 8 kasus, Klaten Tengah 10 kasus, Prambanan 3 kasus (1 kasus diantaranya meninggal dunia), Klaten Utara 8 kasus, Klaten Selatan 9 kasus, Wedi 13 kasus, Tulung 4 kasus, Pedan 10 kasus, Jatinom 8 kasus, Cawas 2 kasus, Kebonarum 1 kasus, Kemalang 2 kasus, Karangnongko 14 kasus, Karanganom 12 kasus, Bayat 7 kasus, Kalikotes 1 kasus, Manisrenggo 7 kasus serta Trucuk 9 kasus.

Dari penambahan tersebut, 44 kasus diantaranya dimungkinkan terpapar pada saat melakukan aktifitas sehari-hari di Klaten, 5 kasus dimungkinkan terpapar pada saat berada di luar daerah serta 152 kasus lainnya merupakan kontak erat kasus terkonfirmasi covid-19 sebelumnya. Saat ini terdapat 19 orang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit serta 180 orang lainnya sedang menjalani isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis.

Sedangkan 4 orang meninggal dunia terdiri dari 2 pasien covid-19 yang dinyatakan terkonfirmasi positif hari ini, masing-masing berasal dari Delanggu (meninggal pada 12 November 2020) dan dari Prambanan (meninggal pada 11 November 2020) pemeriksaan swab terhadap keduanya selesai hari ini dengan hasil terkonfirmasi positif covid-19. Sedangkan 2 pasien meninggal lain berasal dari Gantiwarno yang sebelumnya terkonfirmasi covid-19 pada 9 November 2020 serta dari Ngawen yang terkonfirmasi covid-19 pada 6 November 2020.

Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten kembali menekankan dan mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kesadarannya dan lebih disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan, dan terapkan pola hidup bersih dan sehat. (ino)

Tags