Umum

CPNS Formasi Tahun 2019 Pemkab Wonogiri Terima SK

Wonogiri, saktenane.com

Sebanyak 556 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri menerima Surat Keputusan (SK). Upacara penyerahan SK dilaksanakan secara virtual dari pendapa rumah dinas Bupati Wonogiri, Senin (04/01/2021).

Upacara penyerahan SK terbagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama pukul 09.00 WIB, menghadirkan 250 orang CPNS, sesi kedua pukul 14.00 WIB dengan 150 orang CPNS dan sesi ketiga pukul 16.00 WIB dihadiri 156 orang CPNS.

Di sesi pertama, para calon abdi negara ini menerima pengarahan langsung dari Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. Sedangkan CPNS yang mendapat jadwal sesi kedua dan ketiga, bisa mengikuti jalannya acara pengarahan dan upacara simbolis penyerahan SK lewat aplikasi zoom meeting.

“Alokasi CPNS sebanyak 556 orang, dengan pendaftar 11.679 orang. Tapi ada empat formasi yang tidak ada pelamar, yakni dokter spesial jantung ahli pertama, dokter spesialis mata ahli pertama, dokter spesialis paru ahli pertama, dan dokter spesialis rehabilitasi medis ahli pertama,” ungkap Plt  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonogiri, Suharno.

Ke-556 CPS itu terbagi dalam 241 orang tenaga pendidikan, 179 orang tenaga kesehatan, dan 136 orang tenaga teknis lainnya. Walaupun pelaksanaannya sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19, tetapi keseluruhan proses perekrutan CPNS di Wonogiri telah dilaksanakan dengan baik.

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, dalam sambutannya menyatakan kelegaannya karena proses perekrutan CPNS sudah berjalan dengan baik dan lancar.

“Penyerahan SK ini memberikan hak dan kepastian hukum pada CPNS. Selamat datang dan selamat bergabung dalam jajaran birokrasi di Kabupaten Wonogiri,” katanya.

Edy Santoso mengingatkan, ada masa percobaan selama satu tahun bagi CPNS ini sebelum akhirnya menjadi seorang PNS. Ada tahapan yang harus dilalui sebelum diangkat menjadi PNS

“Saudara-saudara sekalian harus menjalani masa percobaan ini untuk mendidik dan melatih saudara-saudara sekalian, membangun dan meningkatkan integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, serta memperkuat profesionalisme dan kompetensi bidang sebagai aparatur negara,” pesannya.

Sementara Bupati Wonogiri, Joko Sutopo dalam pengarahannya mengatakan saat ada proses seleksi CPNS, banyak yang mengatasnamakan dirinya, Wakil Bupati Wonogiri, Ketua DPRD Wonogi atau Sekda Wonogiri untuk memperoleh keuntungan material pribadi. Namun ia menegaskan, seleksi CPNS yang dilaksanakan betul-betul murni dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menjadi abdi negara.

“Yuk bersama-sama memberikan energi, kompetensi, dan kontribusi sebaik-baiknya untuk Wonogiri. Pandemi Covid-19 (selama) 10 bulan telah merontokkan pranata sosial, ekonomi, melumpuhkan sendi pemerintahan, tapi semangat baru kita harus membangun optimisme yang bisa jadi energi luar biasa. Mari berlomba-lomba jadi yang profesional di bidangnya,” ajaknya.